Minggu, 19 Mei 2013

K A M U (o`皿′o)

buat kamu yang disana
hei kamu ...
kamu seseorang yang pernah aku kenal
tetapi hanya luka yang ku dapat
bukan dendam yang aku rasakan
hanya rasa kecewa yang sangat mendalam
pernah kah kamu sedikit membela
saat aku berada di lubang persoalan ?
yang aku tau hanya jawaban TIDAK
Kamu hanya diam seribu bahasa
menunggu ku yang tertembak mati terlebih dulu
bicaramu tak selaras dengan tindakan mu !
jalan ku bukan jalan mu
kau boleh marah atau tak peduli dengan tulisanku ini
saat kau membaca aku sudah melupakan semuanya
terimakasih warna tinta biru yang berubah menjadi hitam telah kau lukis dalam selembar masa laluku.

FORGIVE ME GOD (╥╯︵╰╥)

TUHAN
disaat aku lemah boleh aku minta untuk kau peluk
TUHAN
disaat aku gundah boleh aku minta untuk sekedar bertemu dengan mu
TUHAN
disaat aku bahagia boleh aku melihat senyum Mu padaku juga
TUHAN
aku tau aku hanyalah makhluk yang kecil
lebih kecil dari debu ditangan
namun kesombongan , kemunafikan ,
yang membuatku merasa besar
TUHAN
Masihkah kau membuka pintu maaf mu sebelum aku menutup mata ?
YA RABB
Aku mohon ketika nyawa ku telah kau ambil
sedikitpun jangan ada air mata yang keluar dari sosok seorang mama saat di pemakaman ku
izinkan aku membahagiakan kedua orangtuaku terlebih dahulu YA RAAB , aku ingin melihat mereka tersenyum karena bangga kepadaku . bukan menangis karena kesalahan"an ku
sebelum aku meninggal nanti TUHAN
aku ingin memenuhi semua janji-janjiku
melihat orang2 yang sayang pada ku tersenyum
meminta maaf jika aku melukai hati mereka
ambil nyawa ku saat aku bersujud , menyembut asma Mu YA RABB
Dan buat kedua orangtua dan adik ku bahagia saat aku tak lagi hidup di dunia menemani mereka amiiin

AYAH , I ♥ YOU


AYAH
Kata itu yang keluar saat aku memanggil
Sosok pria  yang sangat bijaksana
AYAH
Keduakalinya aku memanggil saat diriku
Jatuh sakit berharap kasih sayangnya datang untuk sekedar memelukku
AYAH
Ketigakalinya  aku memanggil dengan penuh rasa bahagia
Karena aku telah lulus dan aku siap berjalan di masa depanku
Ingatkah kalian saat tangan ayah menuntunmu bagaimana cara untuk berjalan?
Ingatkah kalian saat ayah menjadi imam ketika sholat?
Wajahnya sangat tampan , ia hanya memakai sarung , baju berwarna putih dan peji dikepalanya
Sekarang apakah kalian membayangkan bagaimana perjuangan seorang ayah
Demi mengais rupiah agar buah hatinya menjadi orang yang sukses?
Apakah kalian membayangkan ketika ayah pagi pagi berkata : “ maaf ya nak ayah nggak bisa ngasih sangu sekolah sekarang . ayah sakit , ayah belum kuat kerja “ sambil menyodorkan uang 2000 rupiah dari saku kanannya.
Kita seharusnya bangga mempunyai sosok seorang ayah yang sangat tanggung jawab
Bukan karena seorang ayah yang menjadi jendral ataupun ayah yang menjadi politikus
Kita mempunyai seorang ayah yang sama . seorang ayah yang sangat sayang pada buah hatinya , seorang ayah yang sangat marah ketika kita pulang larut malam , seorang ayah yang rela kehujanan, kepanasan  demi mendapatkan rupiah.seorang ayah yang cemburu saat kita bersama teman lelaki . karena ayah begitu menjaga anak perempuan seperti kita.
Apapun pekerjaan ayah kita sepatutnya kita bangga akan hal itu , aku pernah bertemu seorang anak yang ayah nya bekerja sebagai kernet BISON (ANGKOT) saat itu si anak kaget melihat ayahnya sudah ada di depan matanya .
Ayah : baru berangkat nduk .
Anak : iya yah (lalu ia menunduk kan kepala)
Ditengah perjalanan seperti biasa seorang kernet selalu menawari penumpang di jalan jalan “ lawang , singosari , pandaan ,pasuruan , malang monggo-monggo” begitu ucap si ayah.
Lalu ketika dekat dengan sekolah si anak tadi . gadis itu mengeluarkan uang selembar uang kertas untuk membayar angkot kepada ayah nya .
Anak : ini yah
Ayah : nggak usah nduk simpan saja buat jajan disekolah
Anak : iya yah terimakasih ( gadis itu lalu mencium tangan ayahnya sebelum turun dari angkot)
Sangat kagum aku melihatnya . betapa tidak gadis itu tampak tak sedikitpun malu meskipun di dalam angkot banyak yang menggunakan seragam sepertinya, tetapi ia tak  malu untuk mencium tangan ayah nya walaupun ayahnya hanya beklerja sebagai kernet angkot.





DIA (˘⌣˘)ε˘`)

Tuhan
terimakasih atas semua pemberianmu kepadaku
aku jauh dari kata sempurna
tapi engkau memberi ku ratusan orang yang sempurna
salah satu nya DIA iya DIA
Tuhan
aku tau dia bukanlah orang yang setiap hari selalu disisiku
dia bukanlah orang pertama yang membangunkan ku setiap pagi
bahkan ketika malam datang ia tak pernah mengirimi ku ucapan selamat tidur
tetapi Tuhan ijinkan aku untuk sekedar menyimpan rasa ini
sedikitpun ia tak pernah menyuruhku menjadi yang terbaik
tapi ia selalu bilang padaku bahwa aku harus lebih baik dari sebelumnya
ia tak pernah melihat saat aku tersenyum bahagia
tetapi suaranya selalu menenangkanku saat gelombang nada ini mulai tinggi tak bisa menahan amarah
dan ia selalu hadir ketika air mata mulai membanjir pipi ,
bahkan ialah pendengar setiaku tak pernah mengeluh saat aku bercerita tentang hari-hariku
Tuhan aku tau kenapa dia bukan orang yang selalu disisi ku karena dia adalah orang yang selalu dihatiku
Tuhan aku tau mengapa dia bukan orang pertama yang membangunkan tidurku
karena dia selalu menyapa ku sama seperti hembusan angin dipagi hari , ia hanya lewat seketika
bahkan ia tak mengirimkan ku ucapan selamat tidur karena ia selalu sibuk menerangi gelapku ketika malam . ia berada di kilauan sinar bintang di langit hitam.

Rabu, 01 Mei 2013

GAMBARANKU SENDIRI

 Kalo inget ini inget mas erdi SMA dulu :) soalnya gundul hehe
 kalo yang ini si cowok nya gak berani ngungkapin perasaan ke cewek itu
 ini gak tau tangannya siapa :D YANG PENTING 2 JARI YANG SALING MENCINTAI
KALO ini si chief engginer :). #masalalu

OTOMOTIF :) BUAT RIA SAMA SANDY


Selamat pagi , hari yang indah bagiku matahari sedikit malu untuk mengeluarkan sinar nya , hanya kabut yg menyelimuti gunung2 sehingga tak bisa ku liat puncak gunung arjuna . Rupanya benda berwarna hijau toscha itu sudah menunggu ku di depan rumah , tampak cantik jika benda itu tak membuat onar saat perjalanan ku menuju kesekolah. Ya  sepeda motor matic itu pemberian almarhum kakek sudah 2 tahun ini aku memakainya .  Setelah aku  selesai sarapan dan mencium tangan ibu segeraku menuju teras rumah untuk memanasi maticku ini . “ ibu aku berangkat dulu ya assalamualaikum” sambil ku melambaikan tangan dan membuka garasi . “ iya sayang hati-hati dijalan waalaikumsalam”  senyum ibu tampak jelas dengan sejuta harapannya padaku . “ nice day for me god “ pintaku dalam hati
Perjalanan masih berjalan lancar 1,2,3 belokan dan lampu merah sudah ku lewati tiba tibaaaa ....... ‘’ loh loh kok berhenti mampus ini kenapa” panik ku dalam hati seketika wajah ini menjadi keruh . Segeraku meminggirkan matic ku ini . Ku buka jok sepeda , ku lihat bensin masih full. Ku tatap 1 per satu bagian  matic ini masih tampak mulus tak ada 1 pun goresan ataupun bagian yang hilang . “ plook” menepuk keningku sendiri “ jelas aja tampak luar mulus gak pernah nubruk  odong-odong, ini pasti yang rusak mesin nya mankanya mogok” sambil melihat jam tangan tak bisa ku berbuat apa-apa. Masih untung aku berangkat pagi-pagi , seenggaknya  masih memungkin kan aku jalan untuk samapai kesekolah, tapi itu  hanya pikiran konyol yang tibatiba merambat dalam otak ku .
Ya ALLAH help me please god . .. Hanya kata-kata itu yang ku baca
Tiba-tiba sebuah vario hitam menghampiriku , tampaknya aku kenal dengan seragam sekolah itu , almamater sebuah sekolah SMK yang terkenal di kota ini.
“ aku liat daritadi kamu komat-kamit  kenapa ?“ sambil melepas helm KYT Putihnya itu
“ komat-kamit kamu bilang ? Daritadi aku berdoa.”ucapku dengan nada malas
“ maticku mogok ,gak tau kenapa ? “ tambahku dengan wajah penuh harapan agar ia mau membantu.
“ dasar cewek bisanya Cuma makek.minggir gih “ sambil menyerondol pundakku secara perlahan. Ku lihat badge lengan atas kirinya itu X-OTOMOTIF.
Pantesan anak OTOMOTIF Tuhan semoga dia bisa membantuku . Ucapku lirih
Setelah beberapa menit berlalu ....
“ gilak ni mesin gak pernah kamu servise ?”
Kotor sama kayak muka kamu yang lagi manyun. Sindirnya sambil menatapku penuh canda
“gak usah ngeledek kali, emang gak pernah aku servise sejak 2 th yg lalu” jawabku dengan santai
“pantesan aja!!!!! Nih uda selesai , coba kamu nyalain mesinnya.” sambil membersihkan tangan yg tercampur oli itu.
“jreeeeng...” yee mesin nya nyala sambil tak sadarku menarik lengannya karena kesenangan . Tapi dia hanya melirik ku dan berkata“ puluhan mata mengarah padamu” lalu sontak aku melepas lengannya itu dan sadar bahwa posisi ku berada dipinggir jalan raya
Terimakasih ya “ ucapku manis dengan memberinya saputangan coklat ini
“its OK , boleh pinjem bulpoin ?” jawanya cuek
“nih” sambil ku beri bulpoin biru
“ aku antar kamu sampai depan gerbang ya” pintanya padaku
Ngapain ? Mata-mata ya ? Tanyaku sinis
“ ih emangnya aku teroris apa? Cuma mastiin motor kamu baik-baik aja abis cantiknya ngalah2in yang punya.” candanya lagi membuatku tersenyum melup[akan kejadian 15 menit yang lalu...
Akhirnya dia membuntutiku sampai gerbang sekolah
Sesampai digerbang sekolah ia mengembalikan sebuah saputangan coklat dan bulpoin biru ku tadi
“ tugasku sudah selesai , aku balik kesekolah dulu ya”
“hehem terimakasih bantuan nya “
“sama-sama oh ya motor kamu diservise biar gak mogok lagi “ pesannya
Bye “ lambaian tangannya itu berlalu mengikuti kepergiannya.
Setelah ku duduk di bangku aku membuka saputangan ini
Aku terkejut saat melihat tulisan
08912398765 sms aku ya manis ditunggu J OTOMOTIF
Aku tertawa geli melihat tulisan itu ternyata ia meminjam bulpoin hanya untuk menulis sebuah nomer hp






SELAMAT TINGGAL KAKAK KU RIDWAN OZORA
Kali ini aku gak sekedar nulis cerpen belaka , aku mau ngirim surat buat kakaku di surga :”)
Maaf aku belum bisa menemanimu , mendengar keluh kesahmu saat
Kau benar2 menginginkan ku ada disampingmuu KAAAK
Saat kamu perform , aku masih belum dan gak akan pernah bisa nemenin kamu
Kaak , entah mengapa aku sangat meridukan mu saat akhirnya kamu meninggalkan ku untuk selamanya.... , ada beberapa tanda seperi seseorang memanggilku waktu minggu pagi sebelum kamu pergi ....
Aku tau kak , aku tau saat kamu sakit , kamu masih memanggil nama BELLA , BELLA
Entah itu untukku atau yang lain
Aku tau kak saat mamau bercerita padaku
Aku tau kak adekmu RABELLA yang baru umur 5 bln . entah ini kebetulan atau yang lain
Mama mu merasa dekat denganku kak sebelum aku pulang .
Mamau merangkul ku dengan erat , mencium ke dua pipiku sambil berkata :
Aku sudah kenal BELLA . sms serta cerita tentang ridwan sama bella tante sudah tau.
Sungguh kak aku tak bisa memaafkan diriku sendiri .
Ternyata kata2 mu saat kamu bilang : aku ingin punya cewek berjilbab , itu mengarah padaku
Kaak kamu pernah menelvon ku dan bilang aku sudah tumbuh menjadi seorang yang dewasa
Iya kak aku bakal buktiin itu , aku gak bakal jadi cengeng lagi
Kakak baik2 ya di sana .... doaku tak akan pernah lupa menyebut namamu :”)

si pendaki gunung :)


selamat pagi bagi yang membaca pagi
selamat siang bagi yang membaca siang
selamat sore bagi yang membaca sore
selamat malam bagi yang membaca malam J
UNAS 2013 mungkin sudah berlalu saat kalian membaca cerita ini
Namun seketika sedikit pun tidak aku lupakan kejadian saat H-25 hingga H-01
25 Hari penuh warna yang ingin aku tuangkan di sini
Yang aku ceritakan di blog ini selalu seseorang yang berbeda karena apa ?
Mereka mempunyai hal menarik yang bisa membuatku menjadi lebih baik
Saat aku memulai mengenal blog yang aku tulis hanya cerita tentang 1 pihak 
Yang ujung-ujungnya membuat aku GALAU saat  mengulas balik cerita itu
Kali ini aku bercerita tentang kakak kelasku yang pertama hanya aku kenal karena kita berada di lapangan yang sama saat olahraga.
Sedikit pun aku tak berfikiran untuk bisa mengenalnya lebih jauh
Tetapi TUHAN berkehendak lain , TUHAN masih memberiku 1 kesempatan untuk mengenal sosok pendaki gunung sepertinya .
Saat aku berdialog dengannya melalui sebuah layar BBM
Dia sedikitpun tak pernah mengaku bahwa ia adalah kakak kelasku
Selalu menguji tentang pengetahuanku mengenai sekolah ini
Mulai dari tempatnya, berapa ruang kelasnya, jurusan ILMU SOSIAL dan gurunya pun semua dipertanyakan.
*Hal yang paling bikin aku ngakak  saat ia mengaku seorang anak AMBON kelas 3 SMP .
PADAHAL JELAS-JELAS Display Picture nya dia pakek seragam putih-putih dasi abu2
Saat aku tanya apakah dia anak SMA?
Dia masih sempet aja ngeles : enggak kakak aku kls 3 SMP
Aku balik tanya : tapi dp kamu pake seragam SMA?
Dia jawab :  soalnya sekolah ku disini bebas pake seragam apa aja mau seragam TK Tapi celana SMP , atau lelaki pakai rok SD atau seragam SMP , dasi SD , Celana warna abu2 NGGAK PAPA KAKAK  yang penting duduk ngerjain tugas.  :D  *moment 1
*5 hari kemudian dia mencari tau tentang aku secara diam-diam.
Mulai kakak kelas. Teman 1 kls , semua dia jelajahi untuk mendapatkan informasi tentang aku. nama ku . organisasiku, rumahku, TTL ku * moment2
Masuk kemasalah inti saat aku tau dia seorang pendaki
Fotonya ketika berada di puncak gunung MAHAMERU membuat mentalku ingin sekali mengikuti jejak nya.
Lalu ia menawarkan ku untuk mengikuti pendakian
“Hei upil  (panggilan sehari-harinya padaku) mau ikut ndaki gunung ke semeru  ? “ ajaknya dengan penuh semangat.
“ mau sinpei (panggilanku padanya karena dia ternyata atlit karate yg sudah sabuk hitam) mau banget!!!” kali ini aku MUPENG
Namun apalah daya  Beribu alasan telah aku perjuangkan untuk meminta izin mendaki SEMERU selama 4 hari yang diikuti semua penjuru NEGRI ini tapi aku hanyalah gadis yang masih di bawah umur MAMA tak mengijinkan ku untuk pergi sedikitpun.
“kapan aku bisa dewasa sinpei kalo ndaki gunung aja aku gak boleh?” ucapku dengan penuh kecewa
“haha title dewasa bukan  dicari kamu udah ndaki gunung apa belum , DEWASA itu saat kamu bisa menghargai setiap masalah yang ada upiil” jawabnya dengan sok bijak menurutku J *moment 3
*moment 4
Ini hal yang bikin aku keliatan salting + bodoh saat itu aku baru keluar dari lab biologi dan menuju kamar mandi menunggu temanku .di depan pintu aku sendirian ,diam dengan  tatapan kosong tiba-tiba aku mengarah ke kanan dan melihat dia baru keluar dari ruang BP . dia melihatku dan memberi isyarat  sebuah senyuman padaku tapi apa yang aku lakukan ????? aku tak membalas sapanya dari kejauhan tapi aku langsung membuka pintu kamar mandi dan bersembunyi didalamnya * bodoohkan
*moment ke 5
Mungkin ini awal dari dia memberi perhatian padaku layaknya seorang kakak saat aku sakit dia tak sungkan menawarkan dirinya untuk menemaniku di UKS dan membawakan ku segelas teh hangat . namun tak sedikitpun aku menerima tawarannya karena aku tau dia sudah ada yang memiliki.#MUNGKIN
Kita sama2 PECINTA BOLA NAMUN TIM KESUKAAN DIA ADALAH BARCELONA SEDANGKAN AKU REAL MADRID sangat bertolak belakang bukan ? namun saat tim kita main kita sama2 jagongan didepan tv hingga pagi datang bahkan pernah 1 kejadian saat itu aku sedang mengikuti ujian matematika .Saat sinpei berjalan melewati kelasku  dia tampak jelas posisiku dimana karena aku duduk paling depan sendiri dengan santainya ia memanggilku “MADRID HALA MADRID HALA MADRID “ kelas yang tadi nya hening tiba2 muncul ketawa2 kecil di bibir anak2 . sampai jam istirahat dia selalu mengirim bbm sekedar mengingatkanku untuk sholat Dhuha. Bukan ketenangan yang aku dapatkan setelah sholat Dhuha , ternyata lagi2 dia menyindirku didepan teman2nya “MADRID HALA MADRID ,” Dengan penuh tanda2 kepuasan IA tertawa dengan santai . aku tertawa tapi senyum ku berubah menjadi sebuah senyuman penderitaan , saat itulah dia berkata “ MADRIDTISTA nya sewot , manyun lagi” lagi2 puluhan mata itu mengarah padaku dengan wajah yang menghina :D
*MOMENT 6
SAAT Ia dan teman2nya masuk dalam kelasku , untuk meminta restu menjelang UNAS lagi2 waktu mapel matematika . saat pertama kali ia masuk semua kelas bernada yang sama CIEEEH CIEEEH. ANAK2 MENATAPKU PENUH MAKNA . setelah ia dan teman2nya meminta doa restu , ia tak langsung pergi begitu saja bahkan ia masih sempat2 nya memegang tanganku HANYA AKU , IYA HANYA AKU. gemuruh kata2 cieeeeeh srta suit2 yang aku dengar hingga membuat guruku KEPO dan memandangku penuh senyuman.
*moment 7
Tunggu di gambar capture it ya 
SEMUANYA ITU INDAH DARI MOMENT 1-7 INDAAH BANGET :’)
*Moment 8
Ini nih yang bikin aku pura2 bijak tapi hatiku sendiri udah cengeng
Sinpei : “ dek upil aku punya pacar, dia mirip banget kayak kamu selalu ketawa senyum , gak pernah takut  sama apa yang ada di sekitarnya . kalo aku cerita tentang kamu ke dia , dia mesti ketawa, kapan2 main bareng yuuk.”
Untung waktu itu aku uda tidur kalo aku gak tidur kayaknya boneka ini uda basah kuyup deh gara2 air yg turun deres dari mataku ini . dalam hatiku Cuma 1 = emangnya aku kembaran dia APA bisa disamain gitu aja ????? OK FINE AKU gak bales # NB : SUMPAH AKU GAK NANGIS KOK
Parahnya lagi aku harus jadi “detektif UPIL “ Yang cari tau tentang pacarnya itu soalnya hubungan mereka lagi hambar # terima takdir jadi adeek J
Saat dia minta pendapatku tentang masalah dia , aku harus sok bijak sok tegar padahal sumpah wajah ku kusem  mataku berkaca waktu aku berada di depan cermin -_____________-
TUNGGU MOMENT2 SELANJUTNYA YAAA

Rabu, 27 Maret 2013

STALKING


“Matahari terlihat cukup cantik pada pagi ini seperti telor mata sapi buatan bunda yang sudah ada didepan mataku , mengambil sendok makan dan sebuah gelas berisi teh hangat. tak lupa ku mengucap syukur pada Tuhan karena kemurahan hati dan karunia-Nya aku masih bisa melihat senyuman sosok wanita karier,bijaksana,parasnya yang anggun. matanya yang eksotik membuat semua orang terpanah saat memandangnya. Ya.. itulah Bunda seorang malaikat tanpa sayap namun ia mampu membawaku terbang menggapai semua anganku . terimakasih Tuhan engkau masih mengizinkan ku menikmati masa putih abu-abu dengan langkah-langah kecil yang akan ku lakukan nanti.”gumam Dinda saat melahap makanan nya .
“Senior High School gelar yang ada di benak ku sekarang . seorang cowok berpostur tinggi , rambut bak anggota militer dan gaya kepimipinan yang ada tubuhku ini membuat semua wanita menjadi salah tingkah saat aku berjalan di depannya . Masa jabatan KETOS akan berakhir 4 bulan ini tentu aku tak mau melewatkannya begitu saja . Masa Orientasi Siswa akan segera dimulai , skenario telah disusun tinggal menunggu Hari H membuat mereka menjadi gerah , gila , marah saat tugas dan hukuman sudah ada didepan mata. Tapi tentu saja yang aku lakukan tak mungkin menyimpang dari ketentuan . mungkin 1 yang menyimpang yaitu mencari jodoh saat MOS berlangsung hahaha“tawa Mamat saat berkaca di depan spion sepedanya.
“Terima kasih Tuhan apa yang aku perjuangkan setahun ini tak sia-sia buku bertumpukan menghasilkan buah yang manis untukku Juara 1 olimpiade kimia Se-Nasional mengantarku mengarungi hidup yang lebih ringan , setidaknya uang tagihan SPP selama 5 bulan telah lunas terbayar . maklum saja aku hanya seorang anak tukang kebon di SMA ini. Tapi hal itu tidak menghalangiku untuk mencapai apa yang ku mau “ ucap incha dalam lamunannya.
“ Hari ini bangku sekolah akan ku jalani lagi tapi tetap saja yang ku tau hanya basket, distro , nongkrong , dan fans . bahkan buku buku semester lalu hampir tak ada goresan tinta sedikit pun itu karena aku lebih sering dispen untuk lomba basket. Pelajaran , tugas , nilai ,absensi sedikit pun tak ku jadikan beban dipundak.  Terkadang aku sempat bertanya who can change me be a good boy ? “ fikir Irsad sambil mendribell bola basketnya dan shotting ke ring .

 tiba-tiba ada seorang gadis dengan terburu-buru lari begitu cepat hingga tak sadar bola itu berada tepat di atas nya dan “ ouuw my god bola siapa ini pagi-pagi uda berkeliaran di kepala ku “ gumam Dinda sambil menggaruk-garuk kepala. “ ehh sorry bolanya gak sengaja kenak kamu “ sambung cowok bertubuh tinggi itu . “ sorry-sorry liat nih kuncritan ku putus semua , udah minggir-minggir “ jawab Dinda dengan nada tinggi . “ cewek apa singa sih ketus banget “ sambil bergeser ia memberi jalan buat Dinda .
“ Huah .. sungguh bagi ku ini hari yang menyebalkan dimana semua murid baru menjadi orang giila .. apalagi MOS ini 1 minggu ,, sanggup gak yah harus bangun pagi dengan membawa kresek hitam yang di fungsikan sebagai TAS ? -,- , melewati jembatan layang yang dipenuhi anak nongkrong bolos sekolah .” batin Dinda sambil memanyunkan bibirnya. “ Eh , Manis gak sanggup beli tas ya  , sampai bawa kresek segala , besok aku beliin deh ?”  sindir lelaki itu. Tak berkomentar Dinda hanya mengelus dada dan mempercepet  langkahnya .
            Tiba di sekolah seperti biasa Irsad , Mamat , dan Incha memarkir sepeda vixi nya dan berjalan menuju kelas masing-masing seperti burung dan sarang nya, dimana ada Mamat selalu ada 2 lelaki itu ,keadaan status ekonomi tak menjadi masalah bagi persahabatan mereka,bahkan  mereka sama-sama dinilai GOOD  LOOKING bagi guru-guru dan kaum hawa yang senantiasa memberi sinyal asmara bagi mereka . “ Pagi semua permisi “ sambut Incha dengan senyum ramahnya. “ Pagi juga Tiga Serangkai yang mempesona hati ”goda salah satu cewek dari gerombalan itu .
            ”Kamu tau yang kamu bawa ini apa ?” tanya lelaki berambut bak militer itu . “Tau kak ini nasi jagung .” jawab Dinda dengan polos . “ kalo nasi jagung itu lembut , ini namanya nasi empok dek , siapa yang beli ? “ tanya lelaki itu . “ Mama kak” jawab Dinda kaku. ”Ini mama kamu yang beli , kamu gak kasihan sama mamamu,udah bangun pagi,buatin sarapan kamu,masih kamu suruh beli,kamu sudah besar dek liat berapa umur kamu sekarang ?”semprot Mamat dengan nada yg tegas. Dinda hanya bisa menundukkan kepala , baru kali ini dia di bentak abis-abisan bahkan melebihi suara mamanya saat sedang marah,sedikit matanya meneteskan air mata,sambil menjawab”maaf kak”
            Di hari ke dua masih saja Dinda yang menjadi sasaran si Mamat. “siapa yang merasa atributnya tidak lengkap ,silahkan maju kedepan”perintah salah satu senior yang lain. Semuanya berdiri tanpa dikomando berbaris rapi di depan whiteboard.”Oh semua kompak dengan kesalahan yang sama,give applous buat kelas ini”pancing Mamat. Di antara semua teman-temannya dengan polos Dinda pun bertepuk tangan.”Hei kamu cewek yang dibelakang,ngapain kamu tepuk tangan ?”tanya si Mamat.”Mampus bodoh banget sih aku “sambil menepuk keningnya. “ngapain tepuk tangan Dinda?”tanya teman sebelahnya . “hehe refleks”jawab Dinda.
            Disaat istirahat Dinda selalu menyempatkan diri mengunjungi perpustakanan , yang ia cari bukan novel melainkan majalah IT yang sedang membuming,setelah ia mengisi daftar hadir segera ia duduk manis membaca majalah itu.disamping tempat duduknya muncul seorang lelaki berlesung di kedua pipinya,Dinda pun hanya melihat sekilas saat lelaki itu tersenyum ramah padanya,walaupun ia tak pernah bertemu sebelumnya namun senyuman itu membuat hati Dinda berdetak lebih cepat. Tak terasa sudah 20 menit ia duduk disamping lelaki itu , bel masuk pun sudah berdering,sambil membereskan majalah ia tak sadar mengambil pensil 2B lelaki itu. “Incha Prasetya”ia baca sekilas kertas yang menempel di pensil 2B itu.”Loh ini pensil anak lelaki itu,gimana balikinnya?”gelisah Dinda dalam hati.
            Saat bel pulang sekolah tiga serangkai itu tak sengaja bertemu Dinda, saat itu Dinda duduk di sendiri dibawah bonsai dan memberi makan burung-burung merpati. “liat cewek itu,barusan aku bentakin waktu MOS “kata Mamat. “Tuh anak juga kenak bola basket waktu aku shotting ke ring kemaren,tapi manis juga sih ”sambung Irsad. “besok kalian bakal  naksir sama cewek itu”kata Incha .”naksir , ogah “jawab Mamat dan Irsad serentak.
Hari pun silih berganti namun entah mengapa pandangan ketiga lelaki itu tak pernah lepas dari gerak gerik Dinda . Malah Mamat berfikir untuk mendapatkannya di pensi ulang tahun sekolah. Begitu juga dengan Irsad karna ia terkenal kapten basket disekolah dengan mudahnya  ia mendapat kan gadis ketus itu.
Setelah MOS selesai Dinda merasa semakin dekat dengan kakak kelas itu , setiap pulang sekolah ia tak lupa menuggu nya di bawah pohon cemara dan mengajak Dinda pulang menaiki sepeda vixi hijau toscha nya. Memang disini beda dengan kota yang lain pelajar SMA lebih suka berjalan ataupun bersepeda daripada menggunakan motor pribadinya.
Hal yang Dinda ingat, saat ia menanyakan sebuah pensil 2B miliknya,untung saja benda itu masih tersimpan rapi di dalam kotak pensil
            “ Pensil ku mana ?” tanyanya sambil mengeluarkan buku gambar berukuran A3 di dalam tas nya,
            “ iya iya nih masih runcing .” Cibir Dinda
            “ hem lumayan, kamu duduk disana diam jangan bergerak !” perintah Incha pada Dinda.Ia menurutinya hingga 20 menit berlalu Dinda seperti patung yang tak dipebolehkan kedip sekalipun.
            “ wait...1..2..3.. ,nih  perfect kan ?” tanyanya dengan angkuh
Ternyata ia menggambar sketsa wajah Dinda dengan rambut lurus sebahu,memakai bandana dan sebuah kalung dileher.Dinda pun merasa terkesima saat melihat sketsa itu  tapi terkadang ia juga terharu dibalik kedua lesung pipi Incha terdapat satu goresan problema ekonomi yang membelengguh nya.
Purnama masih hinggap ditengah kegelapan , angin tak seperti biasanya kali ini menembus pikiran kedua lelaki itu , hembusan angin yang merasuk dadanya tak mempan meredam kan amarah. “Kau pikir kami senang melihat kau bersama gadis itu , hatimu patut disiram air panas agar kau bisa merasakan betapa panas nya perasaan ini !” begitu ancaman Irsad terhadap Incha “kurang apa bantuan yang telah kami berikan padamu ?”tambah Mamat. “apa yang ada di otak kalian ? apa gara-gara gadis itu persahabatan ini kalian hentikan sendiri ?” tak sekedar dengan gelengan kepala tapi Incha terngiang akan ucapan sampah dari mulut kedua sahabatnya itu  mengapa keluar sekehendak hatinya begitu saja. Sejak pertengkaran di sebuah lapangan basket ditemani  rinaian air hujan mereka menyudahi ikatan sebuah persahabatan yang telah mereka genggam selama ini . satu kata yang dijadikan prinsip mereka adalah“KITA JALANI KEHIDUPAN MASING-MASING” mulai detik itu dan seterusnya mereka tak pernah terlihat seperti burung dan sangkarnya, mereka bagaikan magnet yang memiliki kutub yang sama hingga mereka saling tolak menolak ataupun menjauh saat berpapasan.
Semburat sinar  kuning menembus celah-celah langit biru kabut putih masih menutupi puncak gunung arjuna , lalu matahari tiba-tiba merekah dengan sendirinya tapi keadaan itu tak membuat pikiran Dinda terang begitu saja bayangan akan senyuman Incha yang hilang masih sering menghantuinya. Ya .. mungkin itu hal yang sudah di pilih Incha menjauh dari Dinda demi persahabatan nya utuh kembali .
Malam ini , malam yang ditunggu sebagian besar murid baru disekolah,Ya pada malam pensi ini mereka akan mendengar nyanian merdu dan petikan alunan akustik dari seorang lelaki yang sudah lama mereka kagumi siapa lagi kalo bukan Mamat kakak kelas sekaligus KETOS di sekolah ini . semakin malam semakin terasa kemistri di acara itu . Tiba-tiba sosok yang mereka kagumi sudah berdiri di atas panggung dengan gitar dan sebuah kursi yang akan ia duduki nanti. Namun nafas mereka tersendat saat Mamat mengatakan “Lagu ini akan saya persembahkan untuk gadis yang duduk dibawah pohon rindang itu Dinda Larasanti “ tiba-tiba ratusan mata penuh kecemburuan telah menuju pada pandangan Dinda yang sedari tadi duduk menikmati arum manis ditangannya. Berbeda dengan Incha dan Irsad ditempat yang tak sama tapi pikiran mereka di satu titik” nyanyian Mamat untuk Dinda”seakan mereka kalah 1 langkah dalam mendapatkan sosok si manis itu. Gemuruh tepukan tangan terdengar di sela-sela saat Mamat menyanyikan lagu “The Way You Look At me-Christian Bautista. Setelah nyanyian itu berakhir kesunyian pun melanda saat Mamat menghampiri Dinda dan mengungkapkan perasaannya tapi Dinda hanya terdiam kaku lalu berlari meninggalkan tempat itu tanpa mengeluarkan 1 kata pun,Mamat pun menyimpulkan bahwa kepergian Dinda itu telah menjawab pertanyaan nya.
            Keesokan harinya Hal yang sama terulang kembali seakan-akan Irsad tak mau kalah dalam mengungkapkan perasaan itu. Saat jam istirahat telah datang ia menurunkan sebuah kertas pelangi berbentuk Love bertuliskan “I LOVE YOU Dinda “ tepat disamping jendela tempat Dinda duduk , Tetapi Dinda pun dengan mudahnya mengambil gunting dan memotong tali itu hingga tulisan itu jatuh tak berdaya di dalam selokan.
            Tingkah Ketiga serangkai itu membuat Dinda menjadi kehilangan konsentrasinya saat mengikuti KBM. Akhirnya ia putuskan bertemu dengan mereka di sebuah taman sore hari. Pukul empat sore , matahari seakan perlahan menghilang dilangit bagian barat, lalu berganti warna biru , biru yang luas menguasai angkasa,satu warna yang bisa dirasakan kedamaiannya merajuk di dalam dada. Mereka silih ganti berdatangan. Mereka hanya bertanya dalam hati untuk apa mereka bertemu ? tapi penjelasan Dinda sudah cukup menjawab pertanyaan nya. Mamat dan Irsad pun mengakui bahwa Inchalah yang dipilih Dinda, mesti tak terucap lewat kata-kata ,Dinda tau bahwa senyum mereka itu adalah tulus tak ada rasa benci dan kembalinya persahabatan mereka suda ada di depan mata.
Incha mengajak Dinda keluar nanti malam,tentu saja ia menyetujui ajakannya. Saat malam datang sendirinya menunggu didepan rumah dengan menggenggam lembaran hasil sketsanya dan sebuah laptop yang menemaninya, 90 menit berlalu ia masih menunggu kehadiran Incha,hembusan angin yang menyapanya tak membuat ia sedikitpun masuk ke dalam rumah.
Tiba-tiba Dinda melihat layar di jendela maya twitter , HOME yang banyak berisi ucapan SELAMAT JALAN untuk Incha membuat wajah Dinda cemas,ia baru yakin saat  HP nya berdering panggilan dari Mamat yang mengabarkan bahwa Incha kecelakaan saat hendak menjemputnya dirumah.
Tubuh Dinda tak berdaya, denyut nadinya berjalan lambat, Lembaran sketsa itu lepas dari genggaman, tumpahan air mata yang tak sanggup ia bendung lagi saat dia mengetahui bahwa Incha kecelakaan saat hendak pergi menemuinya. Bergegas ia mencari tau dimana rumahnya....tepat di persimpangan jalan banyak polisi yang sedang bertugas, ya saat itu Dinda melihat pecahan spion dan setir sepeda Incha, bahkan ia menemukan pensil 2B dan boneka berlumuran darah yang masih Dinda simpan hingga sekarang.
Keesokan harinya suasana sekolah menjadi dingin , tak ada sapaan “selamat pagi”,senyuman ramah itu menghilang jauh dari mata,ucapan selamat jalan,doa bahkan bingkisan bunga selalu ada di bangku Incha.Mamat dan Irsad memberi Dinda  sebuah diary Incha. saat ia buka ternyata disetiap lembaran itu ada sketsa tubuh saat Dinda berjalan, tersenyum dan saat memberi makan burung-burung merpati,sepulang sekolah mereka pun memutuskan  pergi kepemakaman Incha , di tengah perjalanan Irsad dan Mamat berhenti sejenak di lapangan bola basket mereka menyesal saat prtengkaran itu terjadi,karena saat itu terakhir kalinya mereka bersama . sepeda vixi yang berjajar 3 kini hanya 2.
Saat berada di pemakaman , Dinda pun memegang batu nisan Incha,  menaburkan bunga seketika berkata dalam hati“TUHAN terimakasih  kau telah memberiku 1 halaman cerita yang indah, Kak Incha  andai saja kamu mengungkapkanya sekarang pasti kamu tau apa yang aku jawab nanti,” pintanya  lirih sambil menghapus air mata dipipi. Mamat dan Irsad pun tak sungkan meneteskan air mata,mereka ingin meminta maaf dan mengulangi persahabatan itu, mereka sadar persahabatan itu melebihi segalanya . Tapi itu sudah terlambat,penyesalan selalu datang terakhir, Akhirnya mereka pun berjanji akan menjaga Dinda samapai kapanpun untuk sahabat mereka Incha disurga , rintikan hujan pun ikut menjadi saksi kepergian sahabat kecilnya itu. Terlintas mereka melihat Incha melambaikan tangan nya , mengucapkan selamat tinggal dengan senyuman manis yang khas dengan lesung dikedua pipinya J