buat kamu yang disana
hei kamu ...
kamu seseorang yang pernah aku kenal
tetapi hanya luka yang ku dapat
bukan dendam yang aku rasakan
hanya rasa kecewa yang sangat mendalam
pernah kah kamu sedikit membela
saat aku berada di lubang persoalan ?
yang aku tau hanya jawaban TIDAK
Kamu hanya diam seribu bahasa
menunggu ku yang tertembak mati terlebih dulu
bicaramu tak selaras dengan tindakan mu !
jalan ku bukan jalan mu
kau boleh marah atau tak peduli dengan tulisanku ini
saat kau membaca aku sudah melupakan semuanya
terimakasih warna tinta biru yang berubah menjadi hitam telah kau lukis dalam selembar masa laluku.
Minggu, 19 Mei 2013
FORGIVE ME GOD (╥╯︵╰╥)
TUHAN
disaat aku lemah boleh aku minta untuk kau peluk
TUHAN
disaat aku gundah boleh aku minta untuk sekedar bertemu dengan mu
TUHAN
disaat aku bahagia boleh aku melihat senyum Mu padaku juga
TUHAN
aku tau aku hanyalah makhluk yang kecil
lebih kecil dari debu ditangan
namun kesombongan , kemunafikan ,
yang membuatku merasa besar
TUHAN
Masihkah kau membuka pintu maaf mu sebelum aku menutup mata ?
YA RABB
Aku mohon ketika nyawa ku telah kau ambil
sedikitpun jangan ada air mata yang keluar dari sosok seorang mama saat di pemakaman ku
izinkan aku membahagiakan kedua orangtuaku terlebih dahulu YA RAAB , aku ingin melihat mereka tersenyum karena bangga kepadaku . bukan menangis karena kesalahan"an ku
sebelum aku meninggal nanti TUHAN
aku ingin memenuhi semua janji-janjiku
melihat orang2 yang sayang pada ku tersenyum
meminta maaf jika aku melukai hati mereka
ambil nyawa ku saat aku bersujud , menyembut asma Mu YA RABB
Dan buat kedua orangtua dan adik ku bahagia saat aku tak lagi hidup di dunia menemani mereka amiiin
disaat aku lemah boleh aku minta untuk kau peluk
TUHAN
disaat aku gundah boleh aku minta untuk sekedar bertemu dengan mu
TUHAN
disaat aku bahagia boleh aku melihat senyum Mu padaku juga
TUHAN
aku tau aku hanyalah makhluk yang kecil
lebih kecil dari debu ditangan
namun kesombongan , kemunafikan ,
yang membuatku merasa besar
TUHAN
Masihkah kau membuka pintu maaf mu sebelum aku menutup mata ?
YA RABB
Aku mohon ketika nyawa ku telah kau ambil
sedikitpun jangan ada air mata yang keluar dari sosok seorang mama saat di pemakaman ku
izinkan aku membahagiakan kedua orangtuaku terlebih dahulu YA RAAB , aku ingin melihat mereka tersenyum karena bangga kepadaku . bukan menangis karena kesalahan"an ku
sebelum aku meninggal nanti TUHAN
aku ingin memenuhi semua janji-janjiku
melihat orang2 yang sayang pada ku tersenyum
meminta maaf jika aku melukai hati mereka
ambil nyawa ku saat aku bersujud , menyembut asma Mu YA RABB
Dan buat kedua orangtua dan adik ku bahagia saat aku tak lagi hidup di dunia menemani mereka amiiin
AYAH , I ♥ YOU
AYAH
Kata itu yang keluar saat aku memanggil
Sosok pria yang
sangat bijaksana
AYAH
Keduakalinya aku memanggil saat diriku
Jatuh sakit berharap kasih sayangnya datang untuk sekedar
memelukku
AYAH
Ketigakalinya aku
memanggil dengan penuh rasa bahagia
Karena aku telah lulus dan aku siap berjalan di masa depanku
Ingatkah kalian saat tangan ayah menuntunmu bagaimana cara
untuk berjalan?
Ingatkah kalian saat ayah menjadi imam ketika sholat?
Wajahnya sangat tampan , ia hanya memakai sarung , baju
berwarna putih dan peji dikepalanya
Sekarang apakah kalian membayangkan bagaimana perjuangan
seorang ayah
Demi mengais rupiah agar buah hatinya menjadi orang yang
sukses?
Apakah kalian membayangkan ketika ayah pagi pagi berkata : “
maaf ya nak ayah nggak bisa ngasih sangu sekolah sekarang . ayah sakit , ayah
belum kuat kerja “ sambil menyodorkan uang 2000 rupiah dari saku kanannya.
Kita seharusnya bangga mempunyai sosok seorang ayah yang
sangat tanggung jawab
Bukan karena seorang ayah yang menjadi jendral ataupun ayah
yang menjadi politikus
Kita mempunyai seorang ayah yang sama . seorang ayah yang
sangat sayang pada buah hatinya , seorang ayah yang sangat marah ketika kita
pulang larut malam , seorang ayah yang rela kehujanan, kepanasan demi mendapatkan rupiah.seorang ayah yang
cemburu saat kita bersama teman lelaki . karena ayah begitu menjaga anak
perempuan seperti kita.
Apapun pekerjaan ayah kita sepatutnya kita bangga akan hal
itu , aku pernah bertemu seorang anak yang ayah nya bekerja sebagai kernet
BISON (ANGKOT) saat itu si anak kaget melihat ayahnya sudah ada di depan
matanya .
Ayah : baru berangkat nduk .
Anak : iya yah (lalu ia menunduk kan kepala)
Ditengah perjalanan seperti biasa seorang kernet selalu
menawari penumpang di jalan jalan “ lawang , singosari , pandaan ,pasuruan ,
malang monggo-monggo” begitu ucap si ayah.
Lalu ketika dekat dengan sekolah si anak tadi . gadis itu
mengeluarkan uang selembar uang kertas untuk membayar angkot kepada ayah nya .
Anak : ini yah
Ayah : nggak usah nduk simpan saja buat jajan disekolah
Anak : iya yah terimakasih ( gadis itu lalu mencium tangan
ayahnya sebelum turun dari angkot)
Sangat kagum aku melihatnya . betapa tidak gadis itu tampak
tak sedikitpun malu meskipun di dalam angkot banyak yang menggunakan seragam
sepertinya, tetapi ia tak malu untuk
mencium tangan ayah nya walaupun ayahnya hanya beklerja sebagai kernet angkot.
DIA (˘⌣˘)ε˘`)
Tuhan
terimakasih atas semua pemberianmu kepadaku
aku jauh dari kata sempurna
tapi engkau memberi ku ratusan orang yang sempurna
salah satu nya DIA iya DIA
Tuhan
aku tau dia bukanlah orang yang setiap hari selalu disisiku
dia bukanlah orang pertama yang membangunkan ku setiap pagi
bahkan ketika malam datang ia tak pernah mengirimi ku ucapan selamat tidur
tetapi Tuhan ijinkan aku untuk sekedar menyimpan rasa ini
sedikitpun ia tak pernah menyuruhku menjadi yang terbaik
tapi ia selalu bilang padaku bahwa aku harus lebih baik dari sebelumnya
ia tak pernah melihat saat aku tersenyum bahagia
tetapi suaranya selalu menenangkanku saat gelombang nada ini mulai tinggi tak bisa menahan amarah
dan ia selalu hadir ketika air mata mulai membanjir pipi ,
bahkan ialah pendengar setiaku tak pernah mengeluh saat aku bercerita tentang hari-hariku
Tuhan aku tau kenapa dia bukan orang yang selalu disisi ku karena dia adalah orang yang selalu dihatiku
Tuhan aku tau mengapa dia bukan orang pertama yang membangunkan tidurku
karena dia selalu menyapa ku sama seperti hembusan angin dipagi hari , ia hanya lewat seketika
bahkan ia tak mengirimkan ku ucapan selamat tidur karena ia selalu sibuk menerangi gelapku ketika malam . ia berada di kilauan sinar bintang di langit hitam.
terimakasih atas semua pemberianmu kepadaku
aku jauh dari kata sempurna
tapi engkau memberi ku ratusan orang yang sempurna
salah satu nya DIA iya DIA
Tuhan
aku tau dia bukanlah orang yang setiap hari selalu disisiku
dia bukanlah orang pertama yang membangunkan ku setiap pagi
bahkan ketika malam datang ia tak pernah mengirimi ku ucapan selamat tidur
tetapi Tuhan ijinkan aku untuk sekedar menyimpan rasa ini
sedikitpun ia tak pernah menyuruhku menjadi yang terbaik
tapi ia selalu bilang padaku bahwa aku harus lebih baik dari sebelumnya
ia tak pernah melihat saat aku tersenyum bahagia
tetapi suaranya selalu menenangkanku saat gelombang nada ini mulai tinggi tak bisa menahan amarah
dan ia selalu hadir ketika air mata mulai membanjir pipi ,
bahkan ialah pendengar setiaku tak pernah mengeluh saat aku bercerita tentang hari-hariku
Tuhan aku tau kenapa dia bukan orang yang selalu disisi ku karena dia adalah orang yang selalu dihatiku
Tuhan aku tau mengapa dia bukan orang pertama yang membangunkan tidurku
karena dia selalu menyapa ku sama seperti hembusan angin dipagi hari , ia hanya lewat seketika
bahkan ia tak mengirimkan ku ucapan selamat tidur karena ia selalu sibuk menerangi gelapku ketika malam . ia berada di kilauan sinar bintang di langit hitam.
Rabu, 01 Mei 2013
GAMBARANKU SENDIRI
Kalo inget ini inget mas erdi SMA dulu :) soalnya gundul hehe
kalo yang ini si cowok nya gak berani ngungkapin perasaan ke cewek itu
ini gak tau tangannya siapa :D YANG PENTING 2 JARI YANG SALING MENCINTAI
KALO ini si chief engginer :). #masalalu
kalo yang ini si cowok nya gak berani ngungkapin perasaan ke cewek itu
ini gak tau tangannya siapa :D YANG PENTING 2 JARI YANG SALING MENCINTAI
KALO ini si chief engginer :). #masalalu
OTOMOTIF :) BUAT RIA SAMA SANDY
Selamat pagi , hari yang indah bagiku matahari sedikit malu untuk
mengeluarkan sinar nya , hanya kabut yg menyelimuti gunung2 sehingga tak bisa
ku liat puncak gunung arjuna . Rupanya benda berwarna hijau toscha itu sudah
menunggu ku di depan rumah , tampak cantik jika benda itu tak membuat onar saat
perjalanan ku menuju kesekolah. Ya
sepeda motor matic itu pemberian almarhum kakek sudah 2 tahun ini aku
memakainya . Setelah aku selesai sarapan dan mencium tangan ibu
segeraku menuju teras rumah untuk memanasi maticku ini . “ ibu aku berangkat
dulu ya assalamualaikum” sambil ku melambaikan tangan dan membuka garasi . “
iya sayang hati-hati dijalan waalaikumsalam”
senyum ibu tampak jelas dengan sejuta harapannya padaku . “ nice day for
me god “ pintaku dalam hati
Perjalanan masih berjalan lancar 1,2,3 belokan dan lampu merah sudah ku
lewati tiba tibaaaa ....... ‘’ loh loh kok berhenti mampus ini kenapa” panik ku
dalam hati seketika wajah ini menjadi keruh . Segeraku meminggirkan matic ku
ini . Ku buka jok sepeda , ku lihat bensin masih full. Ku tatap 1 per satu
bagian matic ini masih tampak mulus tak
ada 1 pun goresan ataupun bagian yang hilang . “ plook” menepuk keningku
sendiri “ jelas aja tampak luar mulus gak pernah nubruk odong-odong, ini pasti yang rusak mesin nya
mankanya mogok” sambil melihat jam tangan tak bisa ku berbuat apa-apa. Masih
untung aku berangkat pagi-pagi , seenggaknya
masih memungkin kan aku jalan untuk samapai kesekolah, tapi itu hanya pikiran konyol yang tibatiba merambat
dalam otak ku .
Ya ALLAH help me please god . .. Hanya kata-kata itu yang ku baca
Tiba-tiba sebuah vario hitam menghampiriku , tampaknya aku kenal dengan
seragam sekolah itu , almamater sebuah sekolah SMK yang terkenal di kota ini.
“ aku liat daritadi kamu komat-kamit
kenapa ?“ sambil melepas helm KYT Putihnya itu
“ komat-kamit kamu bilang ? Daritadi aku berdoa.”ucapku dengan nada malas
“ maticku mogok ,gak tau kenapa ? “ tambahku dengan wajah penuh harapan
agar ia mau membantu.
“ dasar cewek bisanya Cuma makek.minggir gih “ sambil menyerondol
pundakku secara perlahan. Ku lihat badge lengan atas kirinya itu X-OTOMOTIF.
Pantesan anak OTOMOTIF Tuhan semoga dia bisa membantuku . Ucapku lirih
Setelah beberapa menit berlalu ....
“ gilak ni mesin gak pernah kamu servise ?”
Kotor sama kayak muka kamu yang lagi manyun. Sindirnya sambil menatapku
penuh canda
“gak usah ngeledek kali, emang gak pernah aku servise sejak 2 th yg lalu”
jawabku dengan santai
“pantesan aja!!!!! Nih uda selesai , coba kamu nyalain mesinnya.” sambil
membersihkan tangan yg tercampur oli itu.
“jreeeeng...” yee mesin nya nyala sambil tak sadarku menarik lengannya
karena kesenangan . Tapi dia hanya melirik ku dan berkata“ puluhan mata
mengarah padamu” lalu sontak aku melepas lengannya itu dan sadar bahwa posisi
ku berada dipinggir jalan raya
Terimakasih ya “ ucapku manis dengan memberinya saputangan coklat ini
“its OK , boleh pinjem bulpoin ?” jawanya cuek
“nih” sambil ku beri bulpoin biru
“ aku antar kamu sampai depan gerbang ya” pintanya padaku
Ngapain ? Mata-mata ya ? Tanyaku sinis
“ ih emangnya aku teroris apa? Cuma mastiin motor kamu baik-baik aja abis
cantiknya ngalah2in yang punya.” candanya lagi membuatku tersenyum melup[akan
kejadian 15 menit yang lalu...
Akhirnya dia membuntutiku sampai gerbang sekolah
Sesampai digerbang sekolah ia mengembalikan sebuah saputangan coklat dan
bulpoin biru ku tadi
“ tugasku sudah selesai , aku balik kesekolah dulu ya”
“hehem terimakasih bantuan nya “
“sama-sama oh ya motor kamu diservise biar gak mogok lagi “ pesannya
Bye “ lambaian tangannya itu berlalu mengikuti kepergiannya.
Setelah ku duduk di bangku aku membuka saputangan ini
Aku terkejut saat melihat tulisan
08912398765 sms aku ya manis ditunggu J OTOMOTIF
Aku tertawa geli melihat tulisan itu ternyata ia meminjam bulpoin hanya
untuk menulis sebuah nomer hp
SELAMAT TINGGAL KAKAK KU RIDWAN OZORA
Kali ini aku gak sekedar nulis cerpen belaka , aku mau ngirim surat buat
kakaku di surga :”)
Maaf aku belum bisa menemanimu , mendengar keluh kesahmu saat
Kau benar2 menginginkan ku ada disampingmuu KAAAK
Saat kamu perform , aku masih belum dan gak akan pernah bisa nemenin kamu
Kaak , entah mengapa aku sangat meridukan mu saat akhirnya kamu meninggalkan
ku untuk selamanya.... , ada beberapa tanda seperi seseorang memanggilku waktu
minggu pagi sebelum kamu pergi ....
Aku tau kak , aku tau saat kamu sakit , kamu masih memanggil nama BELLA ,
BELLA
Entah itu untukku atau yang lain
Aku tau kak saat mamau bercerita padaku
Aku tau kak adekmu RABELLA yang baru umur 5 bln . entah ini kebetulan
atau yang lain
Mama mu merasa dekat denganku kak sebelum aku pulang .
Mamau merangkul ku dengan erat , mencium ke dua pipiku sambil berkata :
Aku sudah kenal BELLA . sms serta cerita tentang ridwan sama bella tante
sudah tau.
Sungguh kak aku tak bisa memaafkan diriku sendiri .
Ternyata kata2 mu saat kamu bilang : aku ingin punya cewek berjilbab ,
itu mengarah padaku
Kaak kamu pernah menelvon ku dan bilang aku sudah tumbuh menjadi seorang
yang dewasa
Iya kak aku bakal buktiin itu , aku gak bakal jadi cengeng lagi
Kakak baik2 ya di sana .... doaku tak akan pernah lupa
menyebut namamu :”)
si pendaki gunung :)
selamat pagi bagi yang membaca pagi
selamat siang bagi yang membaca siang
selamat sore bagi yang membaca sore
selamat malam bagi yang membaca malam J
UNAS 2013 mungkin sudah berlalu saat kalian membaca cerita ini
Namun seketika sedikit pun tidak aku lupakan kejadian saat H-25 hingga
H-01
25 Hari penuh warna yang ingin aku tuangkan di sini
Yang aku ceritakan di blog ini selalu seseorang yang berbeda karena apa ?
Mereka mempunyai hal menarik yang bisa membuatku menjadi lebih baik
Saat aku memulai mengenal blog yang aku tulis hanya cerita tentang 1
pihak
Yang ujung-ujungnya membuat aku GALAU saat mengulas balik cerita itu
Kali ini aku bercerita tentang kakak kelasku yang pertama hanya aku kenal
karena kita berada di lapangan yang sama saat olahraga.
Sedikit pun aku tak berfikiran untuk bisa mengenalnya lebih jauh
Tetapi TUHAN berkehendak lain , TUHAN masih memberiku 1 kesempatan untuk
mengenal sosok pendaki gunung sepertinya .
Saat aku berdialog dengannya melalui sebuah layar BBM
Dia sedikitpun tak pernah mengaku bahwa ia adalah kakak kelasku
Selalu menguji tentang pengetahuanku mengenai sekolah ini
Mulai dari tempatnya, berapa ruang kelasnya, jurusan ILMU SOSIAL dan gurunya
pun semua dipertanyakan.
*Hal yang paling bikin aku ngakak saat ia mengaku seorang anak AMBON kelas 3 SMP
.
PADAHAL JELAS-JELAS Display Picture nya dia pakek seragam putih-putih
dasi abu2
Saat aku tanya apakah dia anak SMA?
Dia masih sempet aja ngeles : enggak kakak aku kls 3 SMP
Aku balik tanya : tapi dp kamu pake seragam SMA?
Dia jawab : soalnya sekolah ku
disini bebas pake seragam apa aja mau seragam TK Tapi celana SMP , atau lelaki
pakai rok SD atau seragam SMP , dasi SD , Celana warna abu2 NGGAK PAPA KAKAK yang penting duduk ngerjain tugas. :D
*moment 1
*5 hari kemudian dia mencari tau tentang aku secara diam-diam.
Mulai kakak kelas. Teman 1 kls , semua dia jelajahi untuk mendapatkan
informasi tentang aku. nama ku . organisasiku, rumahku, TTL ku * moment2
Masuk kemasalah inti saat aku tau dia seorang pendaki
Fotonya ketika berada di puncak gunung MAHAMERU membuat mentalku ingin
sekali mengikuti jejak nya.
Lalu ia menawarkan ku untuk mengikuti pendakian
“Hei upil (panggilan
sehari-harinya padaku) mau ikut ndaki gunung ke semeru ? “ ajaknya dengan penuh semangat.
“ mau sinpei (panggilanku padanya karena dia ternyata atlit karate yg
sudah sabuk hitam) mau banget!!!” kali ini aku MUPENG
Namun apalah daya Beribu alasan
telah aku perjuangkan untuk meminta izin mendaki SEMERU selama 4 hari yang
diikuti semua penjuru NEGRI ini tapi aku hanyalah gadis yang masih di bawah
umur MAMA tak mengijinkan ku untuk pergi sedikitpun.
“kapan aku bisa dewasa sinpei kalo ndaki gunung aja aku gak boleh?”
ucapku dengan penuh kecewa
“haha title dewasa bukan dicari
kamu udah ndaki gunung apa belum , DEWASA itu saat kamu bisa menghargai setiap
masalah yang ada upiil” jawabnya dengan sok bijak menurutku J *moment 3
*moment 4
Ini hal yang bikin aku keliatan salting + bodoh saat itu aku baru keluar
dari lab biologi dan menuju kamar mandi menunggu temanku .di depan pintu aku
sendirian ,diam dengan tatapan kosong
tiba-tiba aku mengarah ke kanan dan melihat dia baru keluar dari ruang BP . dia
melihatku dan memberi isyarat sebuah
senyuman padaku tapi apa yang aku lakukan ????? aku tak membalas sapanya dari
kejauhan tapi aku langsung membuka pintu kamar mandi dan bersembunyi didalamnya
* bodoohkan
*moment ke 5
Mungkin ini awal dari dia memberi perhatian padaku layaknya seorang kakak
saat aku sakit dia tak sungkan menawarkan dirinya untuk menemaniku di UKS dan
membawakan ku segelas teh hangat . namun tak sedikitpun aku menerima tawarannya
karena aku tau dia sudah ada yang memiliki.#MUNGKIN
Kita sama2 PECINTA BOLA NAMUN TIM KESUKAAN DIA ADALAH BARCELONA SEDANGKAN
AKU REAL MADRID sangat bertolak belakang bukan ? namun saat tim kita main kita
sama2 jagongan didepan tv hingga pagi datang bahkan pernah 1 kejadian saat itu
aku sedang mengikuti ujian matematika .Saat sinpei berjalan melewati
kelasku dia tampak jelas posisiku dimana
karena aku duduk paling depan sendiri dengan santainya ia memanggilku “MADRID
HALA MADRID HALA MADRID “ kelas yang tadi nya hening tiba2 muncul ketawa2 kecil
di bibir anak2 . sampai jam istirahat dia selalu mengirim bbm sekedar
mengingatkanku untuk sholat Dhuha. Bukan ketenangan yang aku dapatkan setelah
sholat Dhuha , ternyata lagi2 dia menyindirku didepan teman2nya “MADRID HALA
MADRID ,” Dengan penuh tanda2 kepuasan IA tertawa dengan santai . aku tertawa
tapi senyum ku berubah menjadi sebuah senyuman penderitaan , saat itulah dia
berkata “ MADRIDTISTA nya sewot , manyun lagi” lagi2 puluhan mata itu mengarah
padaku dengan wajah yang menghina :D
*MOMENT 6
SAAT Ia dan teman2nya masuk dalam kelasku , untuk meminta restu menjelang
UNAS lagi2 waktu mapel matematika . saat pertama kali ia masuk semua kelas
bernada yang sama CIEEEH CIEEEH. ANAK2 MENATAPKU PENUH MAKNA . setelah ia dan
teman2nya meminta doa restu , ia tak langsung pergi begitu saja bahkan ia masih
sempat2 nya memegang tanganku HANYA AKU , IYA HANYA AKU. gemuruh kata2 cieeeeeh
srta suit2 yang aku dengar hingga membuat guruku KEPO dan memandangku penuh
senyuman.
*moment 7
Tunggu di gambar capture it ya
SEMUANYA ITU INDAH DARI MOMENT 1-7 INDAAH BANGET :’)
*Moment 8
Ini nih yang bikin aku pura2 bijak tapi hatiku sendiri udah cengeng
Sinpei : “ dek upil aku punya pacar, dia mirip banget kayak kamu selalu
ketawa senyum , gak pernah takut sama
apa yang ada di sekitarnya . kalo aku cerita tentang kamu ke dia , dia mesti
ketawa, kapan2 main bareng yuuk.”
Untung waktu itu aku uda tidur kalo aku gak tidur kayaknya boneka ini uda
basah kuyup deh gara2 air yg turun deres dari mataku ini . dalam hatiku Cuma 1
= emangnya aku kembaran dia APA bisa disamain gitu aja ????? OK FINE AKU gak
bales # NB : SUMPAH AKU GAK NANGIS KOK
Parahnya lagi aku harus jadi “detektif UPIL “ Yang cari tau tentang
pacarnya itu soalnya hubungan mereka lagi hambar # terima takdir jadi adeek J
Saat dia minta pendapatku tentang masalah dia , aku harus sok bijak sok
tegar padahal sumpah wajah ku kusem mataku berkaca waktu aku berada di depan
cermin -_____________-
TUNGGU MOMENT2 SELANJUTNYA YAAA
Rabu, 27 Maret 2013
STALKING
“Matahari
terlihat cukup cantik pada pagi ini seperti telor mata sapi buatan bunda yang
sudah ada didepan mataku , mengambil sendok makan dan sebuah gelas berisi teh
hangat. tak lupa ku mengucap syukur pada Tuhan karena kemurahan hati dan karunia-Nya
aku masih bisa melihat senyuman sosok wanita karier,bijaksana,parasnya yang
anggun. matanya yang eksotik membuat semua orang terpanah saat memandangnya.
Ya.. itulah Bunda seorang malaikat tanpa sayap namun ia mampu membawaku terbang
menggapai semua anganku . terimakasih Tuhan engkau masih mengizinkan ku
menikmati masa putih abu-abu dengan langkah-langah kecil yang akan ku lakukan
nanti.”gumam Dinda saat melahap makanan nya .
“Senior
High School gelar yang ada di benak ku sekarang . seorang cowok berpostur
tinggi , rambut bak anggota militer dan gaya kepimipinan yang ada tubuhku ini
membuat semua wanita menjadi salah tingkah saat aku berjalan di depannya . Masa
jabatan KETOS akan berakhir 4 bulan ini tentu aku tak mau melewatkannya begitu
saja . Masa Orientasi Siswa akan segera dimulai , skenario telah disusun
tinggal menunggu Hari H membuat mereka menjadi gerah , gila , marah saat tugas
dan hukuman sudah ada didepan mata. Tapi tentu saja yang aku lakukan tak
mungkin menyimpang dari ketentuan . mungkin 1 yang menyimpang yaitu mencari
jodoh saat MOS berlangsung hahaha“tawa Mamat saat berkaca di depan spion
sepedanya.
“Terima
kasih Tuhan apa yang aku perjuangkan setahun ini tak sia-sia buku bertumpukan
menghasilkan buah yang manis untukku Juara 1 olimpiade kimia Se-Nasional
mengantarku mengarungi hidup yang lebih ringan , setidaknya uang tagihan SPP
selama 5 bulan telah lunas terbayar . maklum saja aku hanya seorang anak tukang
kebon di SMA ini. Tapi hal itu tidak menghalangiku untuk mencapai apa yang ku
mau “ ucap incha dalam lamunannya.
“
Hari ini bangku sekolah akan ku jalani lagi tapi tetap saja yang ku tau hanya
basket, distro , nongkrong , dan fans . bahkan buku buku semester lalu hampir
tak ada goresan tinta sedikit pun itu karena aku lebih sering dispen untuk
lomba basket. Pelajaran , tugas , nilai ,absensi sedikit pun tak ku jadikan
beban dipundak. Terkadang aku sempat
bertanya who can change me be a good boy ? “ fikir Irsad sambil mendribell bola
basketnya dan shotting ke ring .
tiba-tiba ada seorang gadis dengan
terburu-buru lari begitu cepat hingga tak sadar bola itu berada tepat di atas
nya dan “ ouuw my god bola siapa ini pagi-pagi uda berkeliaran di kepala ku “
gumam Dinda sambil menggaruk-garuk kepala. “ ehh sorry bolanya gak sengaja
kenak kamu “ sambung cowok bertubuh tinggi itu . “ sorry-sorry liat nih
kuncritan ku putus semua , udah minggir-minggir “ jawab Dinda dengan nada
tinggi . “ cewek apa singa sih ketus banget “ sambil bergeser ia memberi jalan
buat Dinda .
“
Huah .. sungguh bagi ku ini hari yang menyebalkan dimana semua murid baru menjadi
orang giila .. apalagi MOS ini 1 minggu ,, sanggup gak yah harus bangun pagi
dengan membawa kresek hitam yang di fungsikan sebagai TAS ? -,- , melewati
jembatan layang yang dipenuhi anak nongkrong bolos sekolah .” batin Dinda
sambil memanyunkan bibirnya. “ Eh , Manis gak sanggup beli tas ya , sampai bawa kresek segala , besok aku beliin
deh ?” sindir lelaki itu. Tak berkomentar
Dinda hanya mengelus dada dan mempercepet langkahnya .
Tiba di sekolah seperti biasa Irsad , Mamat , dan Incha
memarkir sepeda vixi nya dan berjalan menuju kelas masing-masing seperti burung
dan sarang nya, dimana ada Mamat selalu ada 2 lelaki itu ,keadaan status
ekonomi tak menjadi masalah bagi persahabatan mereka,bahkan mereka sama-sama dinilai GOOD LOOKING bagi guru-guru dan kaum hawa yang
senantiasa memberi sinyal asmara bagi mereka . “ Pagi semua permisi “ sambut
Incha dengan senyum ramahnya. “ Pagi juga Tiga Serangkai yang mempesona hati
”goda salah satu cewek dari gerombalan itu .
”Kamu tau yang kamu bawa ini apa ?” tanya lelaki berambut
bak militer itu . “Tau kak ini nasi jagung .” jawab Dinda dengan polos . “ kalo
nasi jagung itu lembut , ini namanya nasi empok dek , siapa yang beli ? “ tanya
lelaki itu . “ Mama kak” jawab Dinda kaku. ”Ini mama kamu yang beli , kamu gak
kasihan sama mamamu,udah bangun pagi,buatin sarapan kamu,masih kamu suruh
beli,kamu sudah besar dek liat berapa umur kamu sekarang ?”semprot Mamat dengan
nada yg tegas. Dinda hanya bisa menundukkan kepala , baru kali ini dia di
bentak abis-abisan bahkan melebihi suara mamanya saat sedang marah,sedikit
matanya meneteskan air mata,sambil menjawab”maaf kak”
Di hari ke dua masih saja Dinda yang menjadi sasaran si
Mamat. “siapa yang merasa atributnya tidak lengkap ,silahkan maju kedepan”perintah
salah satu senior yang lain. Semuanya berdiri tanpa dikomando berbaris rapi di
depan whiteboard.”Oh semua kompak dengan kesalahan yang sama,give applous buat
kelas ini”pancing Mamat. Di antara semua teman-temannya dengan polos Dinda pun
bertepuk tangan.”Hei kamu cewek yang dibelakang,ngapain kamu tepuk tangan
?”tanya si Mamat.”Mampus bodoh banget sih aku “sambil menepuk keningnya.
“ngapain tepuk tangan Dinda?”tanya teman sebelahnya . “hehe refleks”jawab
Dinda.
Disaat istirahat Dinda selalu menyempatkan diri mengunjungi
perpustakanan , yang ia cari bukan novel melainkan majalah IT yang sedang
membuming,setelah ia mengisi daftar hadir segera ia duduk manis membaca majalah
itu.disamping tempat duduknya muncul seorang lelaki berlesung di kedua
pipinya,Dinda pun hanya melihat sekilas saat lelaki itu tersenyum ramah
padanya,walaupun ia tak pernah bertemu sebelumnya namun senyuman itu membuat
hati Dinda berdetak lebih cepat. Tak terasa sudah 20 menit ia duduk disamping
lelaki itu , bel masuk pun sudah berdering,sambil membereskan majalah ia tak
sadar mengambil pensil 2B lelaki itu. “Incha Prasetya”ia baca sekilas kertas
yang menempel di pensil 2B itu.”Loh ini pensil anak lelaki itu,gimana
balikinnya?”gelisah Dinda dalam hati.
Saat bel pulang sekolah tiga serangkai itu tak sengaja
bertemu Dinda, saat itu Dinda duduk di sendiri dibawah bonsai dan memberi makan
burung-burung merpati. “liat cewek itu,barusan aku bentakin waktu MOS “kata
Mamat. “Tuh anak juga kenak bola basket waktu aku shotting ke ring kemaren,tapi
manis juga sih ”sambung Irsad. “besok kalian bakal naksir sama cewek itu”kata Incha .”naksir ,
ogah “jawab Mamat dan Irsad serentak.
Hari
pun silih berganti namun entah mengapa pandangan ketiga lelaki itu tak pernah
lepas dari gerak gerik Dinda . Malah Mamat berfikir untuk mendapatkannya di
pensi ulang tahun sekolah. Begitu juga dengan Irsad karna ia terkenal kapten
basket disekolah dengan mudahnya ia mendapat
kan gadis ketus itu.
Setelah
MOS selesai Dinda merasa semakin dekat dengan kakak kelas itu , setiap pulang sekolah
ia tak lupa menuggu nya di bawah pohon cemara dan mengajak Dinda pulang menaiki
sepeda vixi hijau toscha nya. Memang disini beda dengan kota yang lain pelajar
SMA lebih suka berjalan ataupun bersepeda daripada menggunakan motor
pribadinya.
Hal
yang Dinda ingat, saat ia menanyakan sebuah pensil 2B miliknya,untung saja
benda itu masih tersimpan rapi di dalam kotak pensil
“ Pensil ku mana ?” tanyanya sambil mengeluarkan buku
gambar berukuran A3 di dalam tas nya,
“ iya iya nih masih runcing .” Cibir Dinda
“ hem lumayan, kamu duduk disana diam jangan bergerak !”
perintah Incha pada Dinda.Ia menurutinya hingga 20 menit berlalu Dinda seperti
patung yang tak dipebolehkan kedip sekalipun.
“ wait...1..2..3.. ,nih perfect kan ?” tanyanya dengan angkuh
Ternyata
ia menggambar sketsa wajah Dinda dengan rambut lurus sebahu,memakai bandana dan
sebuah kalung dileher.Dinda pun merasa terkesima saat melihat sketsa itu tapi terkadang ia juga terharu dibalik kedua
lesung pipi Incha terdapat satu goresan problema ekonomi yang membelengguh nya.
Purnama
masih hinggap ditengah kegelapan , angin tak seperti biasanya kali ini menembus
pikiran kedua lelaki itu , hembusan angin yang merasuk dadanya tak mempan
meredam kan amarah. “Kau pikir kami senang melihat kau bersama gadis itu ,
hatimu patut disiram air panas agar kau bisa merasakan betapa panas nya
perasaan ini !” begitu ancaman Irsad terhadap Incha “kurang apa bantuan yang
telah kami berikan padamu ?”tambah Mamat. “apa yang ada di otak kalian ? apa
gara-gara gadis itu persahabatan ini kalian hentikan sendiri ?” tak sekedar
dengan gelengan kepala tapi Incha terngiang akan ucapan sampah dari mulut kedua
sahabatnya itu mengapa keluar sekehendak
hatinya begitu saja. Sejak pertengkaran di sebuah lapangan basket ditemani rinaian air hujan mereka menyudahi ikatan
sebuah persahabatan yang telah mereka genggam selama ini . satu kata yang
dijadikan prinsip mereka adalah“KITA JALANI KEHIDUPAN MASING-MASING” mulai
detik itu dan seterusnya mereka tak pernah terlihat seperti burung dan
sangkarnya, mereka bagaikan magnet yang memiliki kutub yang sama hingga mereka
saling tolak menolak ataupun menjauh saat berpapasan.
Semburat
sinar kuning menembus celah-celah langit
biru kabut putih masih menutupi puncak gunung arjuna , lalu matahari tiba-tiba
merekah dengan sendirinya tapi keadaan itu tak membuat pikiran Dinda terang
begitu saja bayangan akan senyuman Incha yang hilang masih sering
menghantuinya. Ya .. mungkin itu hal yang sudah di pilih Incha menjauh dari
Dinda demi persahabatan nya utuh kembali .
Malam
ini , malam yang ditunggu sebagian besar murid baru disekolah,Ya pada malam
pensi ini mereka akan mendengar nyanian merdu dan petikan alunan akustik dari
seorang lelaki yang sudah lama mereka kagumi siapa lagi kalo bukan Mamat kakak
kelas sekaligus KETOS di sekolah ini . semakin malam semakin terasa kemistri di
acara itu . Tiba-tiba sosok yang mereka kagumi sudah berdiri di atas panggung
dengan gitar dan sebuah kursi yang akan ia duduki nanti. Namun nafas mereka
tersendat saat Mamat mengatakan “Lagu ini akan saya persembahkan untuk gadis
yang duduk dibawah pohon rindang itu Dinda Larasanti “ tiba-tiba ratusan mata
penuh kecemburuan telah menuju pada pandangan Dinda yang sedari tadi duduk
menikmati arum manis ditangannya. Berbeda dengan Incha dan Irsad ditempat yang
tak sama tapi pikiran mereka di satu titik” nyanyian Mamat untuk Dinda”seakan
mereka kalah 1 langkah dalam mendapatkan sosok si manis itu. Gemuruh tepukan
tangan terdengar di sela-sela saat Mamat menyanyikan lagu “The Way You Look At
me-Christian Bautista. Setelah nyanyian itu berakhir kesunyian pun melanda saat
Mamat menghampiri Dinda dan mengungkapkan perasaannya tapi Dinda hanya terdiam
kaku lalu berlari meninggalkan tempat itu tanpa mengeluarkan 1 kata pun,Mamat
pun menyimpulkan bahwa kepergian Dinda itu telah menjawab pertanyaan nya.
Keesokan harinya Hal yang sama terulang kembali
seakan-akan Irsad tak mau kalah dalam mengungkapkan perasaan itu. Saat jam
istirahat telah datang ia menurunkan sebuah kertas pelangi berbentuk Love
bertuliskan “I LOVE YOU Dinda “ tepat disamping jendela tempat Dinda duduk ,
Tetapi Dinda pun dengan mudahnya mengambil gunting dan memotong tali itu hingga
tulisan itu jatuh tak berdaya di dalam selokan.
Tingkah Ketiga serangkai itu membuat Dinda menjadi
kehilangan konsentrasinya saat mengikuti KBM. Akhirnya ia putuskan bertemu
dengan mereka di sebuah taman sore hari. Pukul empat sore , matahari seakan
perlahan menghilang dilangit bagian barat, lalu berganti warna biru , biru yang
luas menguasai angkasa,satu warna yang bisa dirasakan kedamaiannya merajuk di
dalam dada. Mereka silih ganti berdatangan. Mereka hanya bertanya dalam hati
untuk apa mereka bertemu ? tapi penjelasan Dinda sudah cukup menjawab
pertanyaan nya. Mamat dan Irsad pun mengakui bahwa Inchalah yang dipilih Dinda,
mesti tak terucap lewat kata-kata ,Dinda tau bahwa senyum mereka itu adalah
tulus tak ada rasa benci dan kembalinya persahabatan mereka suda ada di depan
mata.
Incha
mengajak Dinda keluar nanti malam,tentu saja ia menyetujui ajakannya. Saat
malam datang sendirinya menunggu didepan rumah dengan menggenggam lembaran
hasil sketsanya dan sebuah laptop yang menemaninya, 90 menit berlalu ia masih
menunggu kehadiran Incha,hembusan angin yang menyapanya tak membuat ia sedikitpun
masuk ke dalam rumah.
Tiba-tiba
Dinda melihat layar di jendela maya twitter , HOME yang banyak berisi ucapan SELAMAT JALAN untuk Incha membuat
wajah Dinda cemas,ia baru yakin saat HP
nya berdering panggilan dari Mamat yang mengabarkan bahwa Incha kecelakaan saat
hendak menjemputnya dirumah.
Tubuh
Dinda tak berdaya, denyut nadinya berjalan lambat, Lembaran sketsa itu lepas
dari genggaman, tumpahan air mata yang tak sanggup ia bendung lagi saat dia
mengetahui bahwa Incha kecelakaan saat hendak pergi menemuinya. Bergegas ia
mencari tau dimana rumahnya....tepat di persimpangan jalan banyak polisi yang
sedang bertugas, ya saat itu Dinda melihat pecahan spion dan setir sepeda Incha,
bahkan ia menemukan pensil 2B dan boneka berlumuran darah yang masih Dinda
simpan hingga sekarang.
Keesokan
harinya suasana sekolah menjadi dingin , tak ada sapaan “selamat pagi”,senyuman
ramah itu menghilang jauh dari mata,ucapan selamat jalan,doa bahkan bingkisan
bunga selalu ada di bangku Incha.Mamat dan Irsad memberi Dinda sebuah diary Incha. saat ia buka ternyata
disetiap lembaran itu ada sketsa tubuh saat Dinda berjalan, tersenyum dan saat
memberi makan burung-burung merpati,sepulang sekolah mereka pun memutuskan pergi kepemakaman Incha , di tengah perjalanan
Irsad dan Mamat berhenti sejenak di lapangan bola basket mereka menyesal saat
prtengkaran itu terjadi,karena saat itu terakhir kalinya mereka bersama .
sepeda vixi yang berjajar 3 kini hanya 2.
Saat
berada di pemakaman , Dinda pun memegang batu nisan Incha, menaburkan bunga seketika berkata dalam hati“TUHAN
terimakasih kau telah memberiku 1
halaman cerita yang indah, Kak Incha
andai saja kamu mengungkapkanya sekarang pasti kamu tau apa yang aku
jawab nanti,” pintanya lirih sambil
menghapus air mata dipipi. Mamat dan Irsad pun tak sungkan meneteskan air
mata,mereka ingin meminta maaf dan mengulangi persahabatan itu, mereka sadar
persahabatan itu melebihi segalanya . Tapi itu sudah terlambat,penyesalan
selalu datang terakhir, Akhirnya mereka pun berjanji akan menjaga Dinda samapai
kapanpun untuk sahabat mereka Incha disurga , rintikan hujan pun ikut menjadi
saksi kepergian sahabat kecilnya itu. Terlintas mereka melihat Incha
melambaikan tangan nya , mengucapkan selamat tinggal dengan senyuman manis yang
khas dengan lesung dikedua pipinya J
Langganan:
Komentar (Atom)



