Senin, 29 Oktober 2012

BECAUSE PENSIL 2B



Malam yang begitu sunyi hanya  terasa hembusan angin yang sangat dingin menusuk hingga ke tulang rusuk .. seperti biasa mama telah membangunkan ku dengan kelembutan tangan nya yang membelai rambutku hingga aku bangun dan bergegas mengambil air wudlu .. setelah itu tentunya aku memohon pada Tuhan agar hari ini aku bisa mengerjakan Ujian dengan mudah and  this day is better then yesterday .. ku akhiri doa ku dengan bersujud kepada-Nya.
MONDAY , at 06.00 a.m
Kriiiinnngg .. krinnggg... suara alarm yang biasa ku dengar selalu saja merusak bunga tidurku.. tak lupa ku mengucap syukur karna Hari ini Tuhan masih memberiku nafas yang panjang..bergegas ku membuka pintu kamar dan menoleh ke kanan kiri hening.. yang ku dapat hanya sebuah notes dan lembaran uang kertas.. Rupanya ini pertanda bahwa aku harus menjadi satpam dirumah dan lembaran uang kertas ini sebagai upah nya.... yuhu ternyata tebakan ku benar .. mereka pergi ke surabaya dengan meninggalkan ku seorang diri menghadapi puluhan pertanyaan yang akan ku arsir nanti. Tak apalah mungkin hanya itu yang aku lontarkan ketika aku membaca sebuah notes.
Setelah semua sudah aku kerjakan bergegas ku memakai sepatu dan memadang sebuah kabut yang masih menutupi sebuah gunung yang indah itu... “ sorry aku jemput jam 07.00 ya aku baru bangun “ tulisan di balik layar hp itu yang membubarkan pandangan ku seketika berubah seperti bohlam lampu yang menyala .. “ apa? Oh Tuhan cobaan apalagi ini” apa harus terlambat saat pertama kali ujian... tanyaku dalam hati sambil menunggu seorang itu... tiiinn..tiinn sebuah klakson motor matic yang tak asing bagiku.. Dengan susah payah ia meminta maaf padaku . Tentu saja aku hanya bisa tertawa bagiku perasaan api itu seketika menghilang ketika melihat wajah jelek nya.. di sepanjang jalan setiap kendaraan umum lewat , aku selalu mencari seorang murid yang berseragam sama sepertiku tapi nihil tak ada 1 pun yang menduduki kursi didalam nya . hal itu yang membuat ku semakin tanda tanya ? semua pada kemana ? anak-anak muda yang setiap hari berderet menunggu angkutan umum sekarang hanya tinggal polisi yang bertugas menertibkan lalu lintas.. Oh Tuhan lagi lagi tanda apa ini.. ?
“Parkir di pintu sebelah timur , di sini sudah penuh nak “ ucap bapak yang setiap hari berdiri di gerbang sekolahan.. yang aku lihat sekarang berbagai macam merk sepeda motor yang tak mungkin akan dihafal pemilik nya siapa ? haha pikiran yang aneh.. sampain didepan pintu kelas sontak ku kaget  melihat 2 pengawas yang sudah membagikan soal .. ASTAGHFIRULLOH ini tandanya telat.. bergegas ku meminta maaf dan duduk di bagian belakang ALHAMDULILLAH bisa duduk di belakang setelah sekian lama ujian selalu duduk didepan . membuka tepak pensil yang ternyata hanya ada sebuah bulpoin dan penghapus .. hah mana bisa pake ngarsir kalo adanya bulpoin L . semua teman yang ada dikelas ini sudah aku tanya tetap saja jawaban hanya “ JUST ONE PENCIL KINAR” Tiba-tiba seorang lelaki disampingku bertanya dengan nada yang tegas “ Kenapa dek  kok kayknya bingung gitu ?” “ emm lupa gak bawa pensil kak “ jawab ku malu.. kemudian ia menyodorkan sebuah pensil 2B yang menurutku itu nyawa saat menghadapi ujian . “makasih ya kak..” dengan penuh senyum .    “ sama-sama dek besok jangan diulangi” “sip deh..” lalu aku menatap deretan bangkuku.. ternyata hanya aku seorang yg cewek.. temen cowok di depan ku tiba-tiba bertanya “ heh Nar lu tau gak manfaat Ujian itu apa ?”  “ ya buat nguji seberapa ngerti murid2nya selama semesteran ini lah mal”jawabku .. “adalagi manfaat buat masalah percintaan noh Nar?” “hah , how come?” “iya Nar Ujian itu bisa buat kita yang lagi NGEJOMBLO Dapet pacar tau,, apalagi kalau duduknya lawan jenis , tuh pasti selesai ujian minta nomer hape.. haha, benerkan Nar ?” “hahaha apa an sih lu Mal ngawur tau ... “  “ YANG DI BELAKANG SEKARANG WAKTUNYA UJIAN BUKAN PASAR TEMPAT NGOBROL “ semprot  Pengawas yang ada di depan itu .. “ Tuh orang mabuk kali Nar masak pasar tempat ngobrol , pasar tempat orang jualan kan ?” jawabnya dengan ketus “JAMALLL DIAAM LUU” sambil ku melempar kertas di pundaknya ... J


Tidak ada komentar:

Posting Komentar